Ukur IQ Interview Anda!

19 05 2009

Setelah berkutat dengan resume dan penantian panjang Anda, akhirnya panggilan wawancara itu datang juga. Bagaimana persiapannya, pakaian apa yang akan Anda kenakan, bagaimana menjelaskan adanya jeda kosong di dalam resume Anda?

Ikuti “kuis” singkat berikut untuk mengukur IQ interview anda.

Oleh: C.J. Liu
Taken from Yahoo Article.

Benar atau Salah?

1. Jika saya terlalu berlebihan dalam mempersiapkan wawancara, saya akan tampak putus asa menginginkan pekerjaan itu.
Salah. Tidak ada yang lebih buruk dari tidak ada persiapan untuk wawancara. Pastikan Anda sudah mengetahui tentang perusahaan tersebut dan skill apa yang diperlukan, sebelum wawancara. Ini akan sangat membantu ketika Anda ditanya “Mengapa Anda ingin bekerja di sini?” Lagipula, dengan persiapan yang baik, Anda akan dapat menanyakan pertanyaan yang bermutu ketika tiba giliran Anda untuk bertanya kepada interviewer.

2. Sebelum interview, posisikan diri Anda sebagai interviewer untuk melihat dari sudut pandang mereka
Benar. Interviewer biasanya sangat sibuk dan perhatiannya mudah teralihkan. Ingatlah bahwa Anda mungkin adalah salah satu dari 10 orang yang mereka ajak bicara hari itu dalam 5 jam terakhir. Jangan buat mereka bersusah payah menggali jawaban dari Anda atau mencoba memahami ocehan tidak penting Anda.

3. Bermain peran untuk mempersiapkan pertanyaan interview itu sangat penting.
Benar. Melatih jawaban Anda terhadap pertanyaan interview yang sering muncul itu sangat penting. Cobalah bermain peran dengan teman Anda dan minta masukan dari mereka bagaimana cara Anda menjawab pertanyaan. Misalnya, jika Anda mengatakan bahwa Anda sangat bersemangat terhadap pekerjaan itu, tetapi nada suara Anda terdengar ragu, maka Anda tidak terlihat kredibel.

4. Jika Anda ragu-ragu terhadap kemampuan atau skill untuk posisi yang Anda lamar, Anda harus mengatakannya.
Bisa Benar/Salah. Anda tidak boleh berbohong dan mengatakan bahwa Anda memiliki pengalaman 5 tahun, padahal sebenarnya hanya 2 tahun. Anda juga jangan mengekspos ketidakmampuan Anda. Jika Anda berhenti dari pekerjaan sebelumnya karena dipecat, Anda tidak perlu mengatakannya. Ketika interviewer menanyakan tentang kesalahan terbesar yang pernah Anda lakukan, pilih pengalaman yang paling sedikit menimbulkan “shock” dan tekankan apa yang telah Anda pelajari dari kesalahan tersebut. Jika sebelumnya Anda pernah bekerja dan ada rentang waktu cukup lama antara 2 pekerjaan, Anda bisa mengatakan bahwa selama waktu itu Anda mengikuti training/kursus singkat/workshop atau apapun namanya untuk meningkatkan kemampuan Anda (tentu saja Anda tidak boleh berbohong tentang hal ini, buktikan dengan menunjukkan sertifikat yang relevan).

5. Wawancara kerja adalah percakapan satu arah, seperti dalam talk show.
Salah. Interview yang satu arah akan melelahkan kedua belah pihak. Siapkan setidaknya 10 pertanyaan yang relevan untuk ditanyakan. Lebih baik jika Anda dapat menanyakan pertanyaan tentang subyek favorit interviewer itu sendiri. Misalnya, “Ceritakan tentang pekerjaan Anda dan apa yang Anda sukai dari pekerjaan itu?”

6. Interviewer itu seperti seekor anjing, mereka dapat mengendus ketakutan Anda.
Benar. Wawancara mirip dengan cara anjing mengendus satu sama lain. Seperti seekor anjing, interviewer akan berusaha mengukur tingkat kepercayaan diri Anda. Bahasa tubuh Anda mengindikasikan tingkat kepercayaan diri Anda. Ingatlah, kaki yang gemetar dapat sangat mempengaruhi penilaian interviewer terhadap Anda, ketimbang cara Anda menjawab pertanyaan.

7. “Diri Anda yang sesungguhnya” akan bersinar walaupun Anda berpakaian piyama ataupun jas.
Salah. Suka atau tidak, apa yang kita kenakan membentuk kesan pertama terhadap diri kita. Sebelum interview, cari informasi dari pihak perusahaan apakah ada dress code tertentu, dan bersifat formal atau kasual. Jika Anda tidak tahu, pilihlah pakaian formal. Bagi wanita, ingatlah ini untuk mendapatkan pekerjaan, bukan teman kencan. Jauhkan pakaian berpotongan dada rendah atau rok pendek.

8. Mengirim ucapan terima kasih setelah wawancara adalah kesempatan yang baik untuk menonjolkan diri
Benar. Ucapan terima kasih tidak hanya menunjukkan etika yang baik, tetapi juga sebagai sarana promosi diri. Bagaimana selembar kertas sederhana bisa membantu Anda mendapatkan pekerjaan tersebut? Mulailah dengan menuliskan sesuatu yang Anda pelajari dari interviewer. Anda dapat berkata, “Saya sangat menikmati percakapan kita tentang tahun-tahun awal Anda di Boeing”. Lalu tuliskan ringkasan singkat tentang percakapan itu dan jelaskan mengapa Anda adalah orang tepat untuk pekerjaan yang Anda lamar.

9. Menyatakan gaji dan liburan ideal Anda di wawancara awal adalah hal yang beresiko.
Benar. Walaupun Anda sangat ingin mengetahui gaji awal Anda dan berbagai fasilitas yang bisa Anda dapatkan, jangan tanyakan pertanyaan ini pada awal wawancara. Tunda dahulu pembahasan hal tersebut sampai Anda telah mendapatkan tawaran.

10. Tidak perlu khawatir jika Anda terlambat 5 menit. Semua orang terlambat pada saat wawancara.
Salah. Interviewer boleh saja terlambat, tetapi Anda harus datang tepat waktu atau 5-10 menit lebih awal. Walaupun Anda punya alasan yang bagus untuk keterlambatan Anda, interviewer akan berasumsi bahwa Anda tidak respek pada perusahaan dan pada orang lain. Terlebih lagi, datang lebih awal akan memberikan Anda waktu untuk mempersiapkan diri secara fisik dan mental.

Oleh: C.J. Liu
Taken from Yahoo Article.


Aksi

Information

4 responses

26 05 2009
~noe~

thanks untuk tipsnya, khususnya tips point 8 yang di luar pengetahuanku.
ini satu terobosan penting jika pelamar melakukan hal ini.

27 05 2009
rengganis

Kalau di luar negeri, tips no 8 mungkin sudah lumrah dilakukan. Tapi di Indonesia, rasanya belum banyak. Entah mungkin karena budaya ketimuran yang memandang “keagresifan” sebagai sesuatu hal yang negatif atau menganggap mengirim surat terima kasih hanya membuang2 waktu interviewer (“Ah, palingan juga nggak dibaca”, atau “ntar malah ngerepotin. Kesannya kok maksa banget”)

24 07 2009
linda

thank’s atas tips’a,,skr saya jd tw,,bgmn cra yg baik saat d’interview b’lgsg…
it’s very,very good tips…..
krn saya akn mengalami’a,,saya jg melmar d’sbuah instansi swasta,,dan saya akn d’pnggil untuk d’interview,,jd s’blum saya t’rjun lgs,,saya ingin tau dlu,,bgmn cara’a,stlah saya m’mbka situs google (yahoo article),,saya jd tw skr……..

s’x lg thank’s iaa atas tips’a…….

6 08 2009
r3ngg4n1s

@linda: Yup, sama2. Semoga sukses ya interviewnya🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: